Trump Abaikan Peringatan Intelijen Soal Iran

Trump Abaikan Peringatan Intelijen Soal Iran

Fajarasia.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dikabarkan telah menerima peringatan intelijen mengenai potensi serangan balasan Iran terhadap sekutu-sekutu AS di Teluk sebelum pecahnya konflik. Namun, Trump menyatakan serangan tersebut datang secara mengejutkan.

Laporan dari pejabat AS dan sumber yang mengetahui penilaian intelijen menyebutkan bahwa risiko serangan Iran terhadap negara tetangga sudah masuk dalam daftar kemungkinan hasil. Meski tidak dianggap sebagai kepastian, potensi tersebut telah diantisipasi sejak awal.

Dalam pernyataannya di Gedung Putih, Trump menegaskan serangan Iran terhadap Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Kuwait adalah sesuatu yang tidak terduga. “Tidak ada yang mengharapkan itu. Kami terkejut,” ujarnya.

Sumber lain menyebut komunitas intelijen AS juga telah menilai bahwa operasi militer AS-Israel terhadap Iran berpotensi memicu pembalasan terhadap pos militer dan diplomatik Amerika, serta sekutu di kawasan. Namun, pemerintahan Trump dilaporkan tidak segera melakukan evakuasi staf diplomatik hingga serangan udara dimulai.

Selain itu, intelijen AS juga memperingatkan kemungkinan Iran menutup Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi dunia. Dalam dua pekan terakhir, rudal dan drone Iran memang telah menghantam sejumlah pangkalan militer dan fasilitas energi di negara-negara Teluk.

Hingga kini, Gedung Putih dan Kantor Direktur Intelijen Nasional belum memberikan komentar resmi terkait perbedaan klaim antara Presiden Trump dan laporan intelijen tersebut.****

Pos terkait