JFajarasia.id — Suasana Idulfitri 1447 H masih terasa hangat di TPU Karet Bivak, Jakarta Pusat. Sejak pagi, ratusan peziarah berdatangan untuk mendoakan keluarga yang telah berpulang.
Pantauan di lokasi menunjukkan para peziarah datang bersama keluarga, sebagian mengenakan busana lebaran berwarna senada, sementara lainnya memilih pakaian hitam sebagai simbol penghormatan. Mereka duduk di sekitar pusara, menaburkan bunga, dan melantunkan doa dengan khidmat.
Tak sedikit pula yang mengabadikan momen kebersamaan dengan berfoto setelah berdoa. Kendaraan para peziarah tampak memenuhi tepi jalan sekitar TPU, menambah semarak suasana Lebaran.
Bagi sebagian warga, ziarah sudah menjadi tradisi yang tak terpisahkan dari perayaan Idulfitri. “Kalau Lebaran, ya pasti ziarah. Doain keluarga yang sudah nggak ada,” ujar Nura (29), salah seorang peziarah.
Tradisi ini menjadi pengingat bahwa di balik euforia Lebaran, ada ruang untuk mengenang dan mendoakan mereka yang telah lebih dulu pergi.****




