Fajarasia.id – Sebuah kapal tanker raksasa milik Kuwait dilaporkan terbakar setelah menjadi sasaran serangan Iran di area jangkar Pelabuhan Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), Selasa (31/3/2026). Perusahaan minyak Kuwait melalui kantor berita resmi KUNA menyebut serangan itu dilakukan secara langsung dan disengaja.
Meski tidak ada korban jiwa, militer Kuwait menyatakan pertahanan udaranya sempat menanggapi serangan rudal dan drone. Insiden ini menambah daftar serangan Iran terhadap infrastruktur Kuwait, termasuk pembangkit listrik dan pabrik desalinasi air yang sebelumnya menewaskan seorang pekerja asal India.
Serangan terbaru ini memperburuk ketegangan kawasan. Iran diketahui melancarkan serangan balasan terhadap Kuwait sebagai respons atas operasi militer Amerika Serikat dan Israel. Dalam beberapa pekan terakhir, serangan Iran telah menewaskan sedikitnya 12 orang.
Pemerintah Kuwait mengecam keras tindakan tersebut dan menyebutnya sebagai agresi yang mengancam stabilitas regional. Sementara itu, pasar energi global kembali terguncang dengan harga minyak melonjak akibat meningkatnya risiko keamanan di jalur ekspor utama kawasan Teluk.****




