Fajarasia.id – Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong (STY) mengakui, pengetatan keamanan terhadap para penggawa Garuda adalah permintaannya kepada PSSI. Sebagaimana disampaikannya saat latihan perdana tim jelang dua pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia putaran kedua.
“Memang masalah itu (keamanan pemain) saya yang minta kepada pihak PSSI. Apalagi ketika kita berangkat latihan atau sehari-hari di hotel kadang pemain merasa terganggu untuk istirahat,” ujar Shin di Lapangan ABC kompleks Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, pada Rabu (29/5/2024).
Shin menyampaikan ucapan terima kasih kepada para penggemar (fans) yang selalu mendukung para pemain. Tapi ia juga meminta pengertian para penggemar agar memahami kondisi para pemain.
“Kita harus berterima kasih kepada para fans, tetapi itu menjadi kesulitan bagi para pemain juga untuk istirahat. Jadi ya saya yang memang minta dan baik-baik aja selama ini,” kata mantan pelatih Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.
PSSI mulai memperketat keamanan bagi Timnas Indonesia dan staf kepelatihan (official team) melebihi sebelumnya. Pengetatan keamanan terutama diberlakukan di hotel tempat tim menginap.
Keputusan ini diambil berkaca dari peristiwa pada Maret lalu, saat Skuad Garuda menjamu Vietnam. Sejumlah pemain jatuh sakit karena infeksi virus.
Dugaan sementara, para pemain terpapar dari para penggemar yang selalu berkerumun di hotel tempat dan lapangan latihan. Kebanyakan dari para penggemar ini datang untuk memberi hadiah atau hanya sekedar mengambil foto bersama para pemain.
Timnas Indonesia akan menjalani dua laga terakhir Grup F di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. Indonesia dijadwalkan menjamu Irak pada Kamis (6/6/2024) dan lima hari berselang menghadapi Filipina.
Namun sebelumnya, Thom Haye dan kolega akan terlebih dahulu menghadapi Tanzania dalam laga uji coba. Partai ini akan berlangsung pada Minggu (2/6/2024) di Stadion Madya, Senayan.***





