Soal Kontroversi Karakter ‘Squid Game 2’, Ini Penjelasan Sutradara

Soal Kontroversi Karakter 'Squid Game 2', Ini Penjelasan Sutradara

Fajarasia.id – Serial Korea Selatan yang fenomenal, Squid Game, kembali dengan musim kedua yang tayang perdana pada Kamis, (26/12/2024). Salah satu aspek menjadi kontroversi adalah kemunculan karakter transgender, Hyun Ju, diperankan aktor Park Sung Hoon.

Karakter baru ini menjadi peserta dalam permainan berbahaya yang mencari uang untuk operasi penegasan gendernya. Sutradara Squid Game, Hwang Dong Hyuk, memasukkan karakter transgender berakar pada keinginannya terus mengeksplorasi masalah minoritas dalam setiap musim Squid Game.

Di musim pertama, ia membahas isu pekerja migran melalui karakter Ali (Anupam Tripathi) yang berasal dari Pakistan. “Di musim kedua, saya ingin membahas masalah minoritas dengan menyertakan satu atau dua peserta mewakili kelompok ini,” kata Hwang dalam konferensi persnya.

Namun, kemunculan karakter transgender ini menuai kontroversi sejak diperkenalkan dalam trailer Squid Game 2. Banyak yang mengkritik pemilihan Park Sung Hoon, terutama merasa peran tersebut seharusnya diberikan kepada aktor transgender asli.

Menghadapi kritik, Hwang menjelaskan, bahwa pencarian aktor untuk peran ini menghadapi kesulitan besar. Mereka kesulitan menemukan aktor yang sesuai.

“Awalnya, kami melakukan riset, dan saya berpikir untuk memilih aktor transgender yang autentik. Saat kami melakukan riset di Korea, hampir tidak ada aktor yang secara terbuka menyatakan diri sebagai transgender,” ujarnya.

Kondisi sosial ini, menurut Hwang, membuat pencarian aktor transgender yang autentik menjadi hampir mustahil. “Dari kondisi itu membuat kami memutuskan untuk memilih Sung Hoon,” ucapnya.

Hwang mengungkapkan keyakinannya terhadap kemampuan Park Sung Hoon memerankan karakter Hyun Ju yang kompleks dan berani. “Saya telah menyaksikan karyanya sejak debut dan percaya dia yang tepat untuk peran ini,” kata Sutradara tersebut.

Karakter Hyun Ju, perempuan transgender mantan tentara pasukan khusus, menggambarkan perjuangan identitas seksual dalam permainan menegangkan. Dalam narasi permainan yang penuh intrik, Hyun Ju berjuang untuk uang dan pengakuan identitasnya yang terpinggirkan.

Untuk diketahui, Pemerintah Indonesia hingga kini menolak ​atau tidak mengakui komuniitas LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender). Demikian ditegaskan melalui Wakil Ketua Komisi Informasi Pusat (KIP) Arya Sandhiyudha, Rabu (12/7/2023).

Saat itu, Arya menyikapi, kabar Komunitas LGBT seluruh wilayah ASEAN akan menyelenggarakan pertemuan di Jakarta. Yakni, pada tanggal 17-21 Juli 2023 mendatang.

Pemerintah Indonesia, kata Arya, konsisten menolak LGBT. Sekalipun komunitas tersebut mengatasnamakan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Association of Southeast Asian Nations/ASEAN).

“Posisi Indonesia dalam berbagai forum internasional selalu menolak dan tidak pernah setuju dengan pengakuan terhadap hak LGBT. Terutama jika terkait dengan penggunaan nama ASEAN, konsistensi informasi publik ini akan diuji oleh masyarakat nantinya,” kata Arya dalam keterangan tertulisnya.***

Pos terkait