Fajarasia.id – Calon anggota Komisi Yudisial (KY), Setyawan Hartono, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi lembaga peradilan di Indonesia yang menurutnya tengah berada dalam situasi serius dan tidak baik-baik saja. Hal itu ia ungkapkan saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi III DPR RI, Senin (17/11/2025), di Kompleks Parlemen Senayan.
Dalam makalah berjudul “Sejarah Pembentukan Analisis Fungsi dan Kewenangan serta Perbandingan Wewenang Komisi Yudisial dengan Lembaga Pengawas Lainnya”, Setyawan menyoroti maraknya pemberitaan mengenai dugaan pelanggaran etik dan integritas hakim yang menimbulkan beban psikologis bagi dirinya menjelang akhir masa jabatan sebagai hakim.
“Beberapa waktu terakhir saya merasa sedih, kecewa, bahkan stres karena hampir setiap hari media sosial membicarakan hal-hal negatif tentang hakim dan lembaga peradilan,” ungkapnya.
Setyawan menilai sejumlah kasus, seperti dugaan suap di Pengadilan Negeri Surabaya dan pelanggaran di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, menjadi bukti nyata bahwa dunia peradilan sedang menghadapi ujian berat. Ia mengaku heran masih ada hakim yang terlibat dalam praktik yang mencederai integritas pengadilan.
“Kondisi ini jelas tidak bisa dianggap ringan. Situasi lembaga peradilan saat ini memang tidak baik-baik saja,” tegasnya.
Menurutnya, lemahnya komitmen sebagian aparat peradilan dalam menjaga marwah pengadilan harus menjadi perhatian serius semua pihak. Ia menekankan perlunya langkah tegas agar kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan dapat dipulihkan.****





