Setjen DPR Lepas 9 Pegawai Purnabakti, Indra Iskandar: Dedikasi Jadi Fondasi Kemajuan

Setjen DPR Lepas 9 Pegawai Purnabakti, Indra Iskandar: Dedikasi Jadi Fondasi Kemajuan

Fajarasia.id  – Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR RI melepas sembilan pegawai yang memasuki masa purnabakti periode November–Desember 2025. Dalam acara yang berlangsung di Gedung Nusantara II, Senayan, Sekjen DPR RI Indra Iskandar menegaskan bahwa pengabdian para pegawai senior menjadi teladan sekaligus fondasi bagi kemajuan organisasi.

Indra menyampaikan, kontribusi panjang para purnabakti tidak hanya memperkuat nilai kerja di lingkungan Setjen DPR, tetapi juga menjadi inspirasi dalam upaya peningkatan kualitas layanan. Ia menekankan bahwa pengalaman mereka mencerminkan keberhasilan transformasi birokrasi, khususnya dalam penyederhanaan administrasi pensiun yang kini lebih praktis dan efisien.

“Transformasi tidak harus rumit. Yang penting manfaatnya nyata, mudah dirasakan, dan tidak berbelit. Pengabdian Bapak-Ibu adalah teladan bagi kami dalam memperbaiki layanan,” ujar Indra.

Indra menambahkan, pelepasan pegawai purnabakti bukan sekadar acara seremonial, melainkan bentuk penghormatan atas puluhan tahun pengabdian. Ia menegaskan bahwa meski telah memasuki masa pensiun, hubungan kekeluargaan antara para purnabakti dan instansi akan tetap terjaga.

“Kami melepas Bapak-Ibu dengan penuh hormat dan doa terbaik. Silaturahmi tidak akan putus. Setjen DPR selalu menjadi rumah bagi para purnabakti,” ucapnya.

Daftar Pegawai Purnabakti

Adapun sembilan pegawai yang resmi memasuki masa purnabakti adalah:

  • Drs. Mohammad Djazuli, M.Si.
  • Mahyaruddin Harahap, S.Sos., M.M.
  • Bajuri
  • Yat Afianta Sisyadi
  • Nofia Dewita, S.S., M.Si.
  • Khaerudin
  • Achmad Ridho, S.E.
  • Marsino
  • Sri Istari

Pesan Perpisahan

Perwakilan purnabakti, Drs. Mohammad Djazuli, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan pimpinan dan rekan kerja selama masa tugas. Ia menilai perjalanan dari CPNS hingga purnabakti merupakan pengalaman berharga yang tidak akan terlupakan.

“Kami bangga pernah menjadi bagian dari Setjen DPR. Semoga pengabdian kami dicatat sebagai amal ibadah, dan kami mohon maaf atas segala kekurangan,” tuturnya.

Dengan pelepasan ini, Setjen DPR menegaskan komitmennya untuk terus menjaga nilai-nilai pengabdian dan menjadikan dedikasi para purnabakti sebagai inspirasi dalam membangun layanan yang lebih baik di masa mendatang.****

Pos terkait