Fajarasia.co – Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan sejumlah negara anggota G20 mengajukan pertemuan bilateral dengan Indonesia. Hal ini disampaikan Menlu usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Senin (31/10/2022).
“Banyak banget yang mengajukan permohonan bilateral,” ujar Retno. Namun, lanjutnya, hal ini masih dalam perencanaan dan penyusunan oleh pihak Kemenlu.
Menurut Menlu, pihaknya terus mencoba menentukan jadwal pertemuan bilateral dengan negara-negara yang mengajukan permohonan tersebut. Pertemuan bilateral rencananya akan dilakukan di sela-sela KTT G20.
“Hal ini karena Bapak Presiden harus memimpin KTT G20,” katanya. “Sehingga, kesempatan untuk mengadakan pertemuan bilateral hanya bisa dilakukan in between KTT.”
Retno menegaskan Pemerintah Indonesia akan berusaha mengakomodasikan semaksimal mungkin permohonan untuk pertemuan bilateral. Sehingga, seluruh pengajuan untuk hal tersebut dapat terlaksana.
Menlu juga menyatakan pertemuan bilateral akan diatur sedemikian rupa mengikuti jadwal kedatangan para pemimpin negara. Menurut dia, Presiden Jokowi sangat ingin melakukan pertemuan bilateral dengan para kepala negara mitra dan sahabat.
Retno tidak merinci negara-negara mana saja yang sudah mengajukan pertemuan bilateral dengan Indonesia di sela-sela KTT G20. Namun, salah satunya adalah Amerika Serikat.***





