Fajarasia.id – Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Tokyo, Maria Renata Hutagalung, mengukuhkan 20 anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Merah Putih. Pengukuhan tersebut dilakukan di Balai Indonesia, Tokyo, Selasa (15/8/2023).
Anggota Paskibra merupakan para pelajar Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SIT) yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan serta latar belakang. Maria Renata dalam amanatnya, mengucapkan selamat atas terpilihnya 20 anggota Paskibra, setelah melewati proses seleksi serta pelatihan yang ketat.
“Kepada semua yang telah terpilih menjadi Paskibra Merah Putih KBRI Tokyo tahun 2025 ini, saya mengucapkan selamat. Kalian telah mendapatkan kepercayaan dan kehormatan untuk untuk mengibarkan bendera Merah Putih tepat pada tanggal 17 Agustus tahun 2025,” kata Maria dalam keterangan tertulis KBRI Tokyo.
Ia berharap para anggota Paskibra dapat melaksanakan tugas ini sebaik-baiknya sesuai yang telah dipersiapkan dan dilatih selama ini. Menurut Maria, kepercayaan dan kehormatan untuk mengemban tugas sebagai Paskibra KBRI Tokyo tahun 2025 ini hendaknya menjadi modal untuk dipergunakan sebaik-baiknya.
“Kehormatan ini hendaknya menjadi motivasi dan menambah semangat untuk terus mengembangkan diri menjadi putra-putri bangsa yang unggul di masa yang akan datang,” ujar Maria, yang didampingi Koordinator Fungsi Penerangan Sosial Budaya Muhammad Al Aula, Atase Pertahanan Laksma. TNI Hidayaturrahman dan Asisten Atase Pertahanan Mayor (Kav) Dimas Rachmi Hidayat.
Selain itu, Maria juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pelatih, atas pembinaan serta pelatihan yang diberikan kepada para Paskibra ini. “Semoga apa yang sudah diberikan para pelatih dapat menjadi modal mereka tumbuh dewasa serta menjadi memori indah untuk mereka kenang,” ucapnya.
Selain anggota pasukan pengibar bendera, upacara pengukuhan juga dihadiri oleh para orang tua yang memasangkan kendit di pinggang putra-putrinya masing-masing.
Tim Paskibra Merah Putih ini dilatih oleh 6 orang Taruna Akademi TNI dari berbagai matra, yaitu Darat, Laut dan Udara. Para taruna ini sedang melaksanakan pendidikan di National Defense Academy di Yokosuka, Jepang.
Zidane Taufiqul Hakim, salah seorang anggota Paskibra, mengaku bangga dengan pengalaman pertamanya ini. “Senang banget bisa ikut Paskibra. Ini pengalaman pertama. Alhamdulillah bisa ikut semua gerakan,” kata Zidane.
Menurut dia, dalam latihan ini, yang paling menjadi tantangan adalah menjaga keharmonisan dalam tim. Kelurusan barisan, tempo gerakan, ketinggian kaki, dan sebagainya. “Selain itu fokus setiap langkah juga menjadi tantangan yang juga tak kalah sulitnya,” ujarnya.****




