Fajarasia.id – Rusia sangat serius dalam menerapkan komitmennya mengembangkan tenaga nuklir. Tenaga nuklir untuk pembangkit tenaga listrik benar-benar mereka gunakan secara aman untuk kebutuhan rakyat.
Bahkan, satu kota Bernama Kalininskaya, menjadi salah satu dari lima kota yang mengembangkan tenaga nulir. Salah satu pembangkit tenaga listrik nuklir yang menyuplai kebutuhan listrik masyarakat yaitu Kalinin NPP (Nuclear Power Plan).
Berdasarkan pantauan Redaksi, Kalinin NPP merupakan sebuah Kawasan yang sangat tertata untuk pengembangan dan pengelolaan listrik. Kawasan pembangkit tenaga listrik berlokasi cukup jauh dari lingkungan perumahan pekerja Kalinin NPP.
Kawasan itu menjadi cukup terbatas dan tidak mudah dimasuki oleh siapapun, kecuali mereka yang sudah berizin. Bahkan, semua yang sudah berizin pun harus didampingi dan tidak boleh sembarangan saat berada di sana.
Deputi Bidang Teknik Kalinin NPP Ruslan mengatakan, selama ini pihaknya menjalankan proyek sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahkan, mereka sejak tahun 1984 hingga saat ini terus memperpanjang termin yang mereka punya.
“Klinin NPP sangat berupaya memberikan sesuatu yang terbaik dalam pelayanan kebutuhan listrik untuk masyarakat. Kami tentu memperhatikan apa yang menjadi dampak untuk lingkungan juga, guna mencegah permasalahan ke depan,” ujar Ruslan.
Berdasarkan pantauan Redaksi, terdapat tiga tempat penting di Kalinin NPP. Pertama yaitu pusat kontrol, kemudian pusat turbin, dan Menara Pendingin.
Pusat kontrol menjadi bagian esensial karena mengawasi turbin dan juga reactor nuklir. Kekuatan listrik yang tersebar dari Kalinin NPP pun mencapai sekitar 1000 megawatt.
Di ruang kontrol hanya terdapat dua orang yang sangat terkonsentrasi dalam melakukan pengawasan. Pergerakan listrik yang keluar dari pembangkit sudah terstandar di angka sekitar 1000 megawatt.
Sementara di pusat turbin, menjadi sangat berbeda karena bisingnya suara turbin Ketika berputar. Semua mesin turbin “bergerak”, menghasilkan listrik 22 persen untuk wilayah Barat Laut hingga Tenggara Rusia.
Adapun, Kalinin NPP terpantau memiliki empat Menara Pendingin yang berfungsi mencegah panas dari pergerakan turbin. Keempat Menara pendingin tersebut hanya diawasi oleh dua orang.
Uap panas yang keluar dari Menara Pelindung sekilas terlihat seperti asap putih yang membumbung tinggi di udara. Padahal, itu ada uap dari hasil pendinginan yang diambil dari air danau di belakang Kalinin NPP.
Kalinin NPP sendiri dalam termin Waktu setiap 10 tahun selalu memperbahrui termin mereka ke Kementerian Energi Rusia. Sehingga, dengan mengikuti peraturan yang terus berkembang, mereka sudah dan terus berjalan selama 40 tahun.
Tidak jauh dari Kalinin NPP, terdapat sebuah Pusat Data yang juga berperan penting untuk masyarakat. Pusat Data itu mengkalkulasi aliran listrik dari Kalinin untuk masyarakat.
Semua data Kalinin terpantau dari Pusat Data, termasuk jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Layaknya bencana alam, ataupun kejadian force majeure lainnya.
Jika pun terjadi, maka Pusat Data mengkalkulasi dan menghimpun semua informasi guna penanggulangannya. Sehingga meminimalisir kerugian yang ditimbulkan.
Pusat Data juga mengumpulkan dan memberikan informasi dari dan kepada Kalinin NPP. Sehingga dengan data satu pintu, maka kesalahan pun terminimalisir secara teliti.
Kalinin NPP juga menunjukkan betapa amannya mereka mengelola listrik dari tenaga nuklir, tanpa mengeluarkan radiasi. Bahkan dalam memeriksa radiasi pun, mereka harus menggunakan kendaraan khusus yang memuat banyak peralatan pemeriksaan radiasi.
Petugas bagian pemeriksaan radiasi menjelaskan bahwa pekerjaan memeriksa radiasi sangat vital. Karena menyangkut keselamatan masyarakat dan para pekerja.
“Kami harus memeriksa sampai ke pinggir danau, memeriksa detail apakah ada atau tidak (radiasi). Dan setiap jengkal dari radius yan sudah ditentukan, kami harus memeriksa betul, tidak boleh ada yang terlewatkan,” ucap petugas tersebut.
Pengelolaan tenaga nuklir di Rusia sangat serius dan tidak main-main, karena sudah memakan Waktu sekitar 40 tahun. Rusia bahkan gencar menawarkan banyak negara untuk membantu memberdayakan nuklir secara bersahabat untuk masyarakat.****





