Rusia Desak Penghapusan Hambatan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Truk-truk pengangkut bantuan terlihat di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah
Truk-truk pengangkut bantuan terlihat di Deir al-Balah, Jalur Gaza tengah

Fajarasia.id  — Pemerintah Rusia melalui perwakilannya di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyerukan agar seluruh hambatan yang mengganggu kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan ke Gaza segera dihapus. Pernyataan ini disampaikan oleh Duta Besar Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, dalam konferensi pers di Dewan Keamanan PBB pada Jumat (24/10/2025).

Nebenzia menegaskan pentingnya mendukung penuh rencana tanggap darurat kemanusiaan yang telah dirancang oleh PBB untuk periode 60 hari ke depan. Ia menyebut bahwa proses pengiriman bantuan telah menunjukkan perkembangan positif yang perlu dijaga.

“Momentum distribusi bantuan sudah mulai terbentuk. Sekarang saatnya memastikan tidak ada lagi hambatan yang mengganggu jalannya bantuan,” ujar Nebenzia.

Rencana PBB: 170.000 Ton Bantuan untuk Gaza
Program tanggap darurat selama dua bulan tersebut sebelumnya dipaparkan oleh Wakil Sekretaris Jenderal PBB, Tom Fletcher. Inisiatif ini bertujuan untuk mempercepat pengiriman bantuan ke Gaza pasca tercapainya gencatan senjata.

Melalui program tersebut, PBB menargetkan pengiriman hingga 170.000 ton barang kebutuhan pokok untuk menjangkau sekitar 2,1 juta penduduk Gaza. Selain itu, bantuan nutrisi khusus juga akan diberikan kepada sekitar 500.000 orang yang membutuhkan.

Wilayah Gaza saat ini masih berada dalam kondisi krisis akibat blokade dan konflik berkepanjangan. Rusia menekankan bahwa dukungan internasional harus difokuskan pada pemulihan kemanusiaan dan perlindungan warga sipil.****

Pos terkait