Rupiah Masih Akan Memanfaatkan Momentum Penguatan Hari Ini

Rupiah Masih Akan Memanfaatkan Momentum Penguatan Hari Ini

Fajarasia.id – Nilai tukar rupiah berpotensi melanjutkan penguatannya terhadap dolar AS hari ini. Setelah kemarin rupiah melejit 158 poin atau 1,01 persen di posisi Rp15.502 per dolar AS.

“Rupiah masih akan memanfaatkan momentum sinyal pemangkasan suku bunga acuan AS dari the Fed. Tingkat imbal hasil obligasi pemerintah AS terutama tenor 10 tahun, juga turun ke area 3,9 persen,” kata Analis Pasar Uang Ariston Tjendra, Jumat (15/12/2023).

Hal tersebut, kata Ariston, mengindikasikan ekspektasi pasar mengenai suku bunga acuan AS ke depan. Di sisi lain, pasar sedang menunggu data-data ekonomi terbaru Tiongkok termasuk data neraca perdagangan Indonesia.

“Data China yang menunjukkan pelambatan bisa menahan penguatan rupiah. Di sisi lain neraca perdagangan Indonesia yang masih surplus bisa memberikan sentimen positif untuk rupiah,” ucapnya.

Ariston memprediksi potensi penguatan rupiah hari ini ke area Rp15.400-15.450. Sedangkan potensi resistent di kisaran Rp15.530 per dolar AS.

Untuk indeks saham, tim analis dari Pilarmas Investindo Sekuritas memproyeksikan IHSG akan menguat terbatas hari ini. Tetapi potensi terkoreksi tetap terbuka.

“Berdasarkan analisis teknikal kami, IHSG akan bergerak di level support 7.100. Sedangkan level resistent di 7.180,” demikian analisis yang disampaikan Pilarmas Investindo Sekuritas pagi ini.

Pada perdagangan hari Kamis kemarin, IHSG ditutup menguat 100,67 poin atau 1,42 persen ke level 7.176. Sektor teknologi paling kuat naiknya (5,93 persen). Sementara posisi terendah ada di sektor infrastruktur (-1,91 persen).****

Pos terkait