Fajarasia.id – Kementerian PUPR membentuk Program Magister Super Spesialis (MSS) Teknik maupun non Teknik. Tujuannya untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang memiliki pengetahuan dan keterampilan tinggi.
Khususnya dalam bidang non teknis spesifik sesuai kebutuhan Kementerian PUPR. Demikian disampaikan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Khalawi Abdul Hamid.
“Selain itu juga meningkatkan kompetensi ASN untuk membantu dalam pengembangan karier. Dan memberikan dampak positif bagi pembangunan nasional,” kata Khalawi pada pembekalan Karyasiswa MSS Non Teknik kepada 47 Karyasiswa pada Jumat (3/2/2024) secara hybrid di Jakarta.
Khalawi juga menyampaikan pesan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono kepada para karyasiswa bahwa semua bermula dari niat. Bukan sekadar mengejar ijazah, tetapi juga memperkaya pengalaman dan membangun jejaring.
“Kedua, niatkan untuk menikmati proses belajar dengan menjaga keseimbangan antara belajar, olahraga, rekreasi, ibadah dan juga keluarga. Terakhir, tentu niatkan untuk kembali dan memberikan yang terbaik untuk masa depan Indonesia,” ujar Khalawi.
Terakhir, Khalawi berpesan kepada para karyasiswa agar selalu menerapkan budaya kerja Kementerian PUPR dalam menyelesaikan perkuliahan. “Yaitu berorientasi pada misi, professional, mampu bekerja dalam tim serta berakhlakul karimah,” ucap Khalawi.***





