Pungutan Wisman Bali 2025 Tembus Rp369 Miliar, Koster: Masih Rendah tapi Ada Kemajuan

Pungutan Wisman Bali 2025 Tembus Rp369 Miliar, Koster: Masih Rendah tapi Ada Kemajuan

Fajarasia.id  – Gubernur Bali Wayan Koster mengumumkan capaian pungutan wisatawan asing (PWA) sepanjang tahun 2025 mencapai Rp369 miliar. Angka ini disebut masih di bawah target, namun menunjukkan tren positif dibanding tahun pertama penerapan kebijakan tersebut.

“Baru mencapai Rp369 miliar, kalau dibandingkan persentase terhadap jumlah wisatawan asingnya itu 34,8 persen atau hampir 35 persen. Ini sedikit meningkat dari tahun lalu yang 32 persen,” ujar Koster di Denpasar, Sabtu.

Data Kunjungan Wisman

  • Jumlah kunjungan wisatawan asing ke Bali sepanjang 2025: 7,1 juta orang
  • Target PWA dalam APBD Perubahan 2025: Rp500 miliar
  • Tarif PWA: Rp150 ribu per kunjungan

Koster menilai capaian ini wajar karena kebijakan PWA baru berjalan dua tahun. Meski belum maksimal, ia menyebut ada kemajuan yang patut dicatat.

Untuk meningkatkan pungutan, Pemprov Bali akan menggencarkan strategi komunikasi dan informasi, serta menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

  • Kementerian Imigrasi
  • Angkasa Pura
  • Maskapai penerbangan

“Memang ini tidak bisa sekaligus, tapi akan bertahap,” kata Koster.

Kenaikan PWA tahun ini juga dipengaruhi oleh perubahan perda yang memberi insentif bagi pelaku usaha pariwisata. Sejak Agustus 2025, tercatat 150 pelaku usaha akomodasi bergabung sebagai endpoint pemungutan, dengan imbal jasa 3 persen dari setiap pungutan yang mereka kumpulkan.

“Kerja sama imbal jasa dengan pelaku pariwisata sudah berdampak, bisa naik 3 persen lah,” tambah Koster.

Koster menegaskan seluruh hasil pungutan wisman akan masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai UU Nomor 18 Tahun 2023. Dana tersebut akan digunakan untuk pelestarian budaya Bali, termasuk desa adat, serta perlindungan lingkungan dan sosial.

“Ini digunakan untuk budaya maupun mengatasi masalah lingkungan,” tutupnya.

Pos terkait