Fajarasia.id – Warga Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo yang terdampak angin kencang, enggan pindah ke tenda-tenda pengungsian. Tercatat 36 rumah di perumahan relokasi Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasar Kliwon, diterjang angin kencang.
Dari 36 rumah yang terdampak, 15 diantaranya mengalami rusak berat, lima rusak sedang dan 16 rusak ringan. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya ada seorang warga yang harus dilarikan ke Rumah Sakit Bung Karno.
Lurah Mojo, Siswoko Santoso mengatakan pada Senin (18/11/2024)bahwa beberapa pemilik rumah yang mengalami kerusakan akibat diterjang angin kencang, lebih memilih bertahan di rumahnya. Sedangkan lainnya lebih memilih untuk mengungsi ke rumah-rumah sanak saudaranya.
“Banyak atap rumah terangkat (diterjang angin kencang). Begitu kejadian kita koordinasi dengan BPBD, langsung membuat tenda pengungsian, ternyata warga banyak yang tidak mau diungsikan ada beberapa alasan,” kata Siswoko Santoso.
Sementara itu, salah satu warga terdampak angin kencang, Agus Budi Rahardjo, menjelaskan bahwa dirinya lebih memilih tetap bertahan dengan atap terpal untuk menjaga barang-barangnya. Dirinya juga menceritakan rasa takutnya dengan kejadian yang membuat atap rumahnya terbang diterjang angin kencang.
“Masalah barang-barang bisa dibeli lagi yang penting keluarga. Saya memilih masih di sini menunggu rumah, istri di rumah mertua,” ucap Agus Budi Rahardjo.***





