Fajarasia.id – Jelang pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Pembangunan Rumah Susun (Rusun) ASN 1 capai 70 persen. Hal ini dikatakan oleh Deputi Project Manager Rusun ASN 1 PP Urban-Jaya Konstruksi KSO, Erwan Kurniawan kepada Wartawan , Rabu (28/8/2024).
Dijelaskan, Rusun ASN 1 memiliki 9 menara yang berada di dua wilayah yaitu Precint Core dan West Residence. Sedangkan untuk Precint Core terdapat 5 menara dan West Residence 4 menara.
“Jadi di Precint core ada 5, di West Residence ada 4 dan sampai saat ini sudah ada 3 tower yang selesai pembangunannya. Kami lakukan percepatan tapi tetap memperhatikan kualitas bangunan,” kata Erwan.
Erwan mengatakan, setiap unit memiliki luas 98 meter persegi dengan jumlah 540 unit. Setiap unitnya mampu menampung 4 orang dengan 3 kamar tidur, dan 2 kamar mandi.
“Kemudian tempat cuci jemur pakaian, dapur dan ruang makan. Lalu, ruang tamu dengan perabotan rumah yang sudah disediakan Kementerian PUPR,” ucapnya.
Sementara itu Wahyu Setiawan, Staf PPK Rusun ASN 1 Kementerian PUPR menjelaskan target pengerjaan Rusun ASN 1 sampai dengan 30 November 2024. Adapun nilai kontrak fisik proyek ini sebesar 1,7 Triliun Rupiah.
“Jadi 30 November 2024 target dirampungkan. Setelah rampung akan diserahkan kepada Otorita Ibu Kota Nusantara,” kata Wahyu.
Wahyu juga menjelaskan setelah penyerahterimaan dari jasa konstuksi kepada Otorita Ibu Kota Nusantara selanjutnya akan dikelola oleh Building Management. Building Management ini yang akan melakukan perawatan dan pemeliharaan dari Rusun ASN tersebut.
“Jadi Building Management akan mengatur juga keamanan serta resepsionis layaknya hotel. Sehingga bagi ASN yang pindah ke IKN akan dibantu apabila menemui kesulitan ketika berada di unit rusunnya,” ucapnya.***





