Fajarasia.co – Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y. Kim mengkonfirmasi kehadiran Presiden Joe Biden pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Hal itu disampaikan Kim saat bertemu Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Selasa (11/10/2022) kemarin, di Istana Wakil Presiden Jakarta.
Wapres Ma’ruf Amin mengapresiasi konfirmasi yang disampaikan oleh Kim tersebut. Deklarasi Pemimpin G20 sangat penting untuk hasil KTT pada 15 – 16 November di Nusa Dua, Bali tersebut.
“Terima kasih atas konfirmasi kehadiran Presiden Biden pada KTT G20 bulan depan di Bali. Di tengah sulitnya situasi ekonomi global, G20 tidak boleh gagal. Untuk itu, Deklarasi Pemimpin G20 amat penting maknanya sebagai hasil KTT nanti,” ujar Wapres.
Sedangkan, pertemuan antara Wapres RI dan Dubes AS membahas berbagai hal terkait kerja sama kedua negara. Terkait hubungan bilateral antara Indonesia dan Amerika, Wapres mencermati bahwa hubungan tersebut semakin mengalami kemajuan di berbagai sektor.
Menurut laporan Kementerian Perdagangan RI 2022, pada 2020 dan 2021, AS menjadi mitra dagang terbesar ke-2 bagi RI. Sementara tahun sebelumnya, AS menjadi mitra dagang dan tujuan ekspor terbesar ke-4 setelah RRT, Jepang dan Singapura.
Selain itu, nilai perdagangan RI-AS di masa pandemi terus mengalami peningkatan. Total nilai perdagangan Januari-Juli 2022 USD 23.9 miliar, naik 21.9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Meskipun masih jauh dari target disepakati, yakni USD 60 miliar pada 2024, tren perdagangan bilateral RI-US 5 tahun terakhir, 2017–2021, meningkat rata-rata 6,85 persen. Merujuk laporan tersebut, Wapres berharap, kerja sama ekonomi Indonesia–AS harus terus diperkuat.
“Tahun lalu, nilai perdagangan kita mencapai USD 37 milyar, namun, masih belum benar-benar menggambarkan potensi dagang kedua negara. Kemitraan ekonomi AS di Indonesia penting untuk ditingkatkan,” ucap Wapres.
“Saya harapkan agar partisipasi Indonesia dalam Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) juga menjadi salah satu cara untuk mendukung kerja sama ekonomi. Kerja sama yang konkret adalah yang selalu diharapkan Indonesia,” ujar Wapres.
Dubes Sung Kim menyatakan, Presiden Biden menantikan pertemuan dengan Presiden Joko Widodo pada pertemuan G20 nanti. Pertemuan tersebut akan membahas berbagai tantangan, terutama terkait ketahanan pangan, energi dan iklim.
“Kami percaya bahwa kerja sama kita tidak hanya memajukan kawasan bilateral. Namun juga kawasan regional dan global,” ucapnya.
Terkait IPEF, Dubes Kim mengungkapkan, ia sudah terlibat dalam pemebentukan IPEF tersebut dari tahap awal. “Saya harap ketika kedua negara (Indonesia-US) bertemu bulan depan, [negosiasi tersebut] dapat ditandatangani,” kata Kim. ****





