Prabowo Usulkan WFH Hemat Energi

Prabowo Usulkan WFH Hemat Energi

Fajarasia.id – Presiden RI Prabowo Subianto mengusulkan penerapan work from home (WFH) bagi pemerintahan dan swasta sebagai langkah penghematan energi di tengah dampak konflik Timur Tengah. Usulan ini disampaikan dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Prabowo mencontohkan kebijakan Pakistan yang menerapkan WFH 50 persen pegawai, memotong hari kerja menjadi empat hari, serta melakukan penghematan gaji pejabat untuk membantu masyarakat rentan. “Mereka menganggap situasi ini kritis, sehingga langkah-langkah adaptif perlu dilakukan,” ujarnya, Rabu (18/3/2026).

Selain WFH, Prabowo juga menyoroti pembatasan penggunaan BBM, penghentian belanja asing, hingga pengurangan aktivitas luar negeri sebagai strategi efisiensi.

Menanggapi wacana tersebut, Anggota Komisi II DPR RI Ahmad Irawan dari Partai Golkar menilai kebijakan WFH harus dikaji matang. Ia mengusulkan penerapan terbatas di wilayah dengan konsumsi BBM tinggi seperti Jakarta, Jawa Barat, dan Banten. “WFH harus dilihat sebagai respons darurat, bukan kebijakan permanen,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap mengikuti arahan pemerintah pusat. Ia memastikan pasokan energi dan kebutuhan pokok di Jakarta menjelang Idul Fitri tetap aman, meski harga beberapa komoditas mengalami kenaikan. “Jika pemerintah pusat memberlakukan WFH, Jakarta akan mengikutinya,” ujarnya.

Dengan wacana ini, pemerintah menekankan pentingnya langkah proaktif untuk menjaga ketersediaan energi dan stabilitas ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.****

Pos terkait