Prabowo Ungkap Riset Oxford, Tegaskan Modernisasi Alutsista

Prabowo Ungkap Riset Oxford, Tegaskan Modernisasi Alutsista

Fajarasia.id – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Nota Keuangan RAPBN 2026 dalam Sidang Tahunan DPR 2025. Acara tersebut digelar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025).

Dalam kesempatan itu, ia membeberkan hasil riset Universitas Oxford terkait pendapatan per kapita atau GDP negara yang pernah menjajah Indonesia. Menurut riset tersebut, Belanda yang memegang kekuasaan atas Indonesia selama masa penjajahan memiliki GDP per kapita tertinggi di dunia.

Hal ini, menurut Prabowo, menunjukkan besarnya kekayaan Indonesia yang dimanfaatkan secara maksimal oleh penjajah. Ia menegaskan bahwa siapa pun yang menguasai kekayaan Indonesia akan memiliki GDP sangat tinggi, bahkan bisa masuk tiga atau empat terbesar di dunia.

“Siapa yang kuasai kekayaan Indonesia, GDP perkapitanya akan sangat tinggi. Ia akan menjadi salah satu dari tiga atau empat di dunia,” kata Presiden Prabowo dalam pidatonya.

Prabowo menekankan bahwa Indonesia harus menguasai, membela, dan mengelola seluruh kekayaannya sendiri demi kepentingan bangsa. Sebagai bagian dari strategi tersebut, ia menekankan perlunya modernisasi alat utama sistem pertahanan negara (alutsista) dan memperkuat komponen cadangan.

Presiden juga menyatakan pentingnya memberdayakan industri strategis nasional. Ia mengatakan pentingnya meningkatkan kesejahteraan prajurit yang ia sebut sebagai Patriot Bangsa.

“Untuk itu kita harus modernisasi Alat utama sistem pertahanan, memperkuat komponen cadangan. Kita juga harus berdayakan industri strategis nasional serta kesejahteraan para prajurit Patriot Bangsa,” kata dia menegaskan.***

Pos terkait