Fajarasia.id – Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak akan melanjutkan jabatannya sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) dalam Musyawarah Nasional XVI IPSI masa bakti 2026–2030 di Jakarta International Convention Center (JICC).
Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan keputusan ini diambil karena tanggung jawab besar sebagai kepala negara yang membutuhkan fokus penuh. “Saya mohon izin untuk tidak lanjutkan sebagai Ketua Umum PB IPSI karena tugas kebangsaan menyita waktu saya sehingga tidak mungkin saya efektif,” ujarnya.
Prabowo mengaku bangga telah mengabdikan diri selama 34 tahun di IPSI, baik sebagai wakil ketua umum maupun ketua umum. Meski tidak lagi menjabat, ia menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung perkembangan pencak silat. “Seorang pendekar adalah sampai nafas terakhir, dia tetap pendekar,” tegasnya.
Presiden juga mendorong IPSI menyiapkan regenerasi kepemimpinan yang kuat dan visioner. Ia yakin organisasi memiliki kader terbaik untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan serta membawa pencak silat semakin maju.
“Saya yakin generasi penerus pantas meneruskan kepemimpinan di IPSI dan saya akan mendukung penuh,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar IPSI atas kebersamaan selama masa kepemimpinannya, serta berharap IPSI terus menjadi garda terdepan dalam membina karakter bangsa dan mengharumkan nama Indonesia di kancah global.





