PNPB : Bogor Daerah Terbanyak Bencana, Waspadai Pendangkalan Sungai

PNPB : Bogor Daerah Terbanyak Bencana, Waspadai Pendangkalan Sungai

Fajarasia.co – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut Kabupaten Bogor menjadi daerah terbanyak kejadian bencana hidrometeorologi di Indonesia.

“Kabupaten Bogor itu paling banyak lahan-lahan tangkapan airnya menjadi lahan kritis. Sehingga misalkan kalau kita bicara data Kabupaten Bogor, itu kabupaten tertinggi di Indonesia dalam lima tahun terakhir dengan frekuensi kejadian bencana hidrometeorologi paling banyak, Ini harus kita lihat bersama,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Dr. Abdul Muhari, Minggu (17/7/2022).

Bencana hidrometeorologi adalah bencana yang dipengaruhi parameter-parameter meteorologi. seperti angin, curah hujan, kelembapan, dan temperatur.

Menurutnya, untuk menanggulangi bencana tersebut tidak cukup hanya dengan pengerukan saja. Tetapi, bencana itu karena terjadinya pendangkalan sungai.

“Jadi apakah solusinya cuma dengan pengerukan enggak, kalau pengerukan itu artinya sungainya mengalami pendangkalan. Kenapa sungainya mengalami pendangkalan? karena besarnya limpasan air permukaan (surface runoff) tinggi sehingga banyak sedimen sungainya jadi dangkal,” ungkapnya.

Ia menjelaskan kondisi itu karena beralih fungsinya daerah bantaran sungai yang seharusnya menjadi tangkapan air.

“Pasti ada yang salah dengan daerah bantaran sungainya mungkin beralih fungsi jadi pemukiman, vegetasinya enggak ada, ini harus kita lihat,” tegasnya.

Terkait dengan antisipasi bencana, kata Abdul, BNPB sudah menyampaikan langkah-langkah kesiapsiagaan kepada masyarakat khususnya yang berkaitan dengan contigency dan kedaruratan.

“Misalnya yang selalu kita sampaikan ke masyarakat kalau terjadi hujan dengan intensitas tinggi berlangsung lebih dari satu jam, itu harus diwaspadai,” terangnya.

Mengantisipasi terjadinya banjir, Pemerintah Daerah dan masyarakat dapat dengan menjaga sungai dan selokan tetap bersih agar mampu menampung debit air tinggi ketika musim hujan. Perawatan saluran air dan membersihkannya secara rutin bisa mencegah banjir.

Hal ini bisa dilakukan secara bergotong royong oleh warga di sekitar saluran air tersebut. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa saluran air siap menampung jika curah hujan meninggi sehingga tidak terjadi banjir.

Seperti diketahui banjir dan longsor terjadi di Bogor dalam beberapa pekan ini. Banjir bandang di Leuwiliang misalnya menyebabkan 1.620 jiwa terdampalk.****

Pos terkait