Fajarasia.id – PSG akan menghadapi Botafogo dalam laga Piala Dunia Antarklub 2025. Pertandingan ini dimainkan di Rose Bowl Stadium, Los Angeles, AS, Kamis (19/6/2025) pukul 08:00 WIB waktu setempat.
Pelatih PSG Luis Enrique bertekad meraih kesukaesan di Piala Dunia Antarklub setelah sukses di Liga Champions.
“Kami adalah juara Eropa, tidak seorang pun dapat merebutnya dari kami, dan saya pikir kami adalah juara Eropa yang hebat karena perjalanan kami sulit,” kata pelatih asal Spanyol itu dikutip dari laman Goal.com pada Jumat (20/6/2025).
Menurut Enrique, menjadi juara Liga Champions merupakan langkah awal dari sebuah tim yang ingin menjadi dominan. Meski tekanan sebagai juara Liga Champions merupakan tantangan bagi PSG.
“Tujuan kami sangat, sangat ambisius. Kami memiliki pemain dan klub yang ingin terus menang, dan kami memiliki penggemar yang pantas mendapatkan banyak kemenangan,” ujarnya.
Meski hal itu sangat sulit untuk mencapainya. Enrique mengatakan pihaknya sudah melihat bahwa setiap klub bermain dengan motivasi khusus melawan tim besutannya.
“Jadi, ini tantangan yang sangat bagus bagi kami. Semua orang ingin bermain melawan kami dan mengalahkan kami,” ucapnya.
“Semua orang berbicara baik tentang kami, yang merupakan hal yang bagus. Tetapi pada saat yang sama, kami mencoba untuk meningkatkan diri, memanfaatkan kepercayaan diri itu,” ucapnya lagi.
Sedangkan Pelatih Botafogo Renato Paiva bertekad meningkatkan permainan tim besutannya. Setelah kemenangan 2-1 timnya atas Seattle Sounders dalam pertandingan pembuka Piala Dunia Antarklub.
Ia mengakui bahwa Botafogo harus meningkatkan permainan mereka secara signifikan menjelang pertandingan melawan Paris Saint-Germain.
Meskipun tim Brasil itu meraih tiga poin, penampilan mereka masih jauh dari kata memuaskan. Paiva mengakui kelemahan pertahanan dan menegaskan bahwa peningkatan sangat penting jika mereka ingin memiliki peluang melawan juara Ligue 1 itu.
“Kami sama sekali tidak memulai dengan baik,” ujarnya.
Paiva mengakui tim besutannya terlalu mudah kehilangan bola dan melakukan beberapa kesalahan teknis. Saat laga melawan Seattle Sounders. Kesalahan itu tidak boleh terjadi saat menghadapi PSG.
“Kami harus mencermati apa yang salah, karena Anda tidak boleh membuat kesalahan seperti itu saat melawan PSG,” ucapnya.
Ia memuji PSG sebagai tim yang luar biasa. Dengan mampu menyerang dengan berbagai cara. PSG juga agresif saat tidak menguasai bola, tetapi juga tahu cara mengatur tempo.
“Melawan PSG, kami harus jauh lebih tajam, jauh lebih efisien, dan memiliki sesuatu yang mendekati malam yang sempurna,” katanya.
Perkiraan susunan pemain:
PSG (4-3-3): Donnarumma; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Mendes; Neves, Vitinha, Ruiz; Doue, Ramos dan Kvaratskhelia
Botafogo (4-4-2): John; Vitinho, Paula, Barboza, Telles; Artur, Freitas, Gregore, Savarino; Mastriano dan Jesus. ****





