Fajarasia.id – Kawasan Pesisir Labuang untuk Destinasi Wisata di Majene telah selesai dilakukan penataan ulang oleh Kementerian PUPR. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, upaya penanganan permukiman kumuh perlu dilakukan secara kolaboratif dan terpadu.
“Penataan kawasan kumuh jangan hanya mengerjakan fisik yang sifatnya terbatas, tapi perlu perencanaan serta penataan yang komprehensif. Sehingga, permukiman kumuh dapat ditangani dengan tuntas, melibatkan pemerintah daerah dan masyarakat,” kata Menteri Basuki.
Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman, Wahyu Kusumosusanto berharap, Kawasan Pesisir Labuang yang telah ditata dapat terus dijaga. Ia berharap kawasan itu senantiasa menjadi kawasan yang tidak kumuh.
“Kami juga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Majene dan masyarakat agar infrastruktur yang telah dibangun dapat dimanfaatkan dengan baik. Selain itu, juga dipelihara agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama,”.ujarnya di Jakarta, Sabtu (27/4/24).
Sementara Kepala BPPW Sulbar Evry Biaktama Meliala menambahkan, kawasan pesisir Labuang dapat menjadi acara tahunan Sandeq Race. “Selain itu kawasan pesisir labuang Majene ini telah dimanfaatkan sebagai ruang terbuka publik dan tempat untuk berolahraga,” ucapnya.





