Pemerintah Fokus Putus Mata Rantai ‘Generasi Sandwich’

Pemerintah Fokus Putus Mata Rantai 'Generasi Sandwich'

Fajarasia.co – Pemerintah telah menyiapkan beberapa solusi untuk memutus mata rantai generasi sandwich. Hal itu disampaikan Kepala Pusat Riset Kependudukan BRIN Nawawi yang menyatakan diantaranya masalah jaminan kesehatan.

Solusi pemerintah tersebut, ujar dia, untuk mengatasi adanya peningkatan percepatan jumlah lansia yang cukup tinggi. Sehingga program Indonesia emas yang dicanangkan tidak terhambat.

“Kami sedang melakukan kajian berbasis komunitas, bagaimana para pemikul beban ini tidak terus menjadi korban dengan adanya partisipasi masyarakat. Kita melakukan pemberdayaan masyarakat di Jogja yang akan kita jadikan role model,” kata Nawawi kepada wartawan, Jumat(16/9/2022).

Generasi sandwich sendiri merupakan generasi orang dewasa yang harus menanggung hidup tiga generasi. Di mana yakni orang tuanya, diri sendiri, dan anaknya.

Khusus mengenai lansia, BRIN merekomendasikan agar pemerintah mengadopsi sistem jaminan sosial di Jepang. Namun, dampak yang harus diantisipasi adalah timbulnya individualisme, karena di kita keluarga dan agama menjadi berkah tersendiri.

“Pada masyarakat kita yang menarik, sebenarnya mereka generasi sandwich mengatakan, hal itu bukan menjadi beban terkait beban-beban ekonomi. Tetapi bagaimana kedepannya bisa bertahan ini, hal yang menarik untuk menjadi catatan,” ujarnya.

Sebab, ucap Nawawi, pengeluaran yang dikeluarkan oleh generasi sandwich ini untuk orang tua dan anak tidak sebanding dengan pendapatan. Jadi yang mereka hasilkan tidak dianggap sebagai sebuah masalah besar.

“Agama dan budaya itu sampai saat ini masih kuat, sehingga kita tidak bisa memutus mata rantainya. Inilah tantangan kita sebagai bangsa, kita bisa menjaga identitas kita sebagai orang Indonesia,” katanya.****

Pos terkait