Pemerintah Akan Bangun Kembali Rumah Rusak di Cianjur

Pemerintah Akan Bangun Kembali Rumah Rusak di Cianjur

Fajarasia.co – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan akan membangun kembali bangunan-bangunan yang rusak berat pasca gempa di Cianjur. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dalam keterangan resminya, Selasa (22/11/2022).

Suharyanto mengatakan, pembangunan rumah akan dimulai usai masa tanggap darurat bencana. “Jadi ketika masa tanggap darurat selesai masuk tahap rehabilitasi dan rekontruksi, baru membangun rumah-rumah masyarakat yang rusak berat,” ujar Suharyanto.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan kementerian terkait, untuk membangun sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan parah. Seperti bangunan instansi pendidikan, masjid atau madrasah.

“Jadi sarana pendidikan oleh Kemendikbudristek, sementara masjid dan madrasah oleh Kementerian Agama,” ucapnya.

Dia menambahkan, BNPB juga menyediakan layanan call center 117 dan 115 untuk Basarnas. Layanan call center ini nantinya akan terhubung ke masing-masing posko pengungsian gempa.

“Apabila ada masyarakat yang ingin tahu kondisi keluarganya yang terkena gempa, kalau yang jauh dari Cianjur, bisa menghubungi itu. Yakni call center 117 untuk BNPB dan 115 untuk Basarnas,” ucap Suharyanto.

Kemudian, kata dia, pihaknya akan membuka jalur darat untuk membuka akses transportasi bagi korban gempa yang terisolir. BNPB juga menyiapkan satu helikopter untuk proses distribusi logistik di lokasi gempa.

Artinya masyarakat yang mungkin masih berada di tempat-tempat terisolir masih bisa didorong untuk kebutuhan logistiknya. Sebelumnya, pihaknya telah memberikan logistik dasar berupa makanan, selimut dan lain-lain senilai Rp500 juta.****

Pos terkait