Pemerhati: Akar Masalah Perang Sarung karena Pola Asuh

Pemerhati: Akar Masalah Perang Sarung karena Pola Asuh

Fajarasia.id – Pemerhati Anak dan Pendidikan Retno Listyarty mengatakan, akar masalah fenomena perang sarung karena pola asuh. Utamanya, pola asuh yang diterapkan ke anak di rumah.

“Tidak pernah diselesaikan, yaitu terletak pada kondisi dalam pengasuhan di rumah. Tidak mungkin anak-anak dengan keluarga yang hangat, komunikasi positif serta kepercayaan diri yang baik itu melakukan perang sarung,” kata Retno saat dimintai pandangannya, pada selasa(19/3/2024).

Menurutnya, persoalan perang sarung ini tidak dapat diselesaikan oleh polisi semata. Namun, harus ada perubahan pola asuh anak di rumah oleh para orang tua.

“Polisi harus bekerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak karena ini menyebar di berbagai daerah. Lalu, di situ ada psikolog keluarga dan dewasa,” katanya, menerangkan.

Oleh karena itu, dia mendorong anak-anak dan orang tua untuk diasesmen pihak berwenang. Sehingga diketahui persoalan-persoalan yang terjadi dalam diri anak sampai melakukan perang sarung.

“Kalau problem-nya mereka dibesarkan dengan penuh kekerasan, seperti dicaci, dimaki, serta dipukul. Biasanya anak akan mudah menyakiti orang lain juga karena dinormalisasi dalam kehidupan mereka,” ujarnya.***

Pos terkait