Fajarasia.id — Universitas Widyatama berduka atas meninggalnya salah satu staf senior mereka, Rahmat Permana (49), yang ditemukan tak bernyawa di area food court kampus setelah diduga terjatuh dari lantai enam Gedung B pada Selasa malam (28/10) sekitar pukul 20.00 WIB.
Sekretaris Universitas Widyatama, Marisa Astuti, membenarkan insiden tersebut saat ditemui awak media di kampus yang berlokasi di Jalan Cikutra, Kota Bandung, Kamis (30/10). Ia menyampaikan bahwa Rahmat merupakan pegawai Biro Fasilitas yang telah mengabdi selama 25 tahun.
“Betul, kejadian itu terjadi dua hari lalu, Selasa malam. Almarhum adalah bagian dari staf internal kami,” ujar Marisa.
Gedung B, tempat kejadian berlangsung, diketahui tidak memiliki ruang kerja di lantai enam, melainkan digunakan untuk kegiatan seminar dan pertunjukan. Marisa menyebut bahwa saat insiden terjadi, aktivitas kampus sudah selesai.
“Lantai enam itu memang bukan area kerja. Biasanya dipakai untuk seminar atau teater,” jelasnya.
Rahmat dikenal sebagai pribadi yang hangat dan mudah berinteraksi dengan rekan-rekannya. Bahkan, beberapa hari sebelum kejadian, ia masih terlihat aktif mengikuti kegiatan kampus tanpa menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.
“Tidak ada perilaku yang mengarah ke hal-hal negatif. Beliau masih sempat hadir dalam kegiatan kampus dan bersikap seperti biasa,” tambah Marisa.
Pihak universitas menegaskan bahwa tidak ada indikasi tekanan kerja yang dialami almarhum. Mereka masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian untuk mengetahui motif di balik peristiwa tragis tersebut.
“Sejauh ini tidak ada masalah yang kami ketahui. Kami semua sangat terkejut,” ungkap Marisa.
Rekaman CCTV yang merekam detik-detik kejadian telah diserahkan kepada penyidik Polrestabes Bandung. Beberapa saksi juga telah dimintai keterangan oleh pihak berwenang.
“Semua data yang dibutuhkan sudah kami serahkan, termasuk rekaman CCTV dan keterangan dari saksi-saksi,” tuturnya.
Marisa, mewakili jajaran rektorat, menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, terutama mengingat almarhum masih memiliki anak-anak yang masih kecil.
“Kami turut berduka cita. Semoga keluarga diberi kekuatan dan almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan,” pungkasnya.***




