Pefindo: Penerbitan Surat Utang Korporasi Capai Rp26,4 Triliun

Pefindo: Penerbitan Surat Utang Korporasi Capai Rp26,4 Triliun

Fajarasia.id  – PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat total penerbitan surat utang korporasi pada triwulan I 2024 sebesar Rp26,4 triliun. Jumlah tersebut terdiri dari obligasi korporasi Rp22,6 triliun dan Sukuk Rp2,6 triliun.

Demikian dikatakan ekonom PT Pefindo, Suhindarto, melalui keterangan pers pada Jumat (19/4/2024). Menurut dia, penerbitan surat utang periode Januari-Maret 2024 didominasi perusahaan lembaga keuangan khusus sebesar Rp14,7 triliun.

Disusul perusahaan induk Rp3,6 triliun, pulp dan kertas Rp3,4 triliun, serta pertambangan dan telekomunikasi masing-masing Rp3 triliun. “Penerbitan surat utang korporasi 56,5 persen digunakan untuk modal kerja dan 31,2 persen untuk refinancing,’ ujarnya.

Selama kuartal pertama 2024, Pefindo menerima mandat penerbitan surat utang sebesar Rp53,17 triliun dari 48 perusahaan. Yang terbesar berasal dari sektor perbankan sebanyak lima perusahaan dengan total nilai Rp7.65 triliun.

Kemudian sektor pertambangan dengan total nilai Rp5,6 triliun serta sektor konstruksi sebesar Rp4,5 triliun. Sementara dari sisi instrumen, mayoritas berupa Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) obligasi senilai Rp21,67 triliun.

Pemberi mandat terbesar adalah perusahaan swasta non-BUMN senilai Rp30,22 triliun. Sedangkan mandat dari BUMN dan anak perusahaan serta BUMD tercatat sebesar Rp22,94 triliun.

Pos terkait