PDIP Utus Pramono Anung Komunikasi ke Penyelenggara Retreat

PDIP Utus Pramono Anung Komunikasi ke Penyelenggara Retreat

Fajarasia.id – DPP PDIP mengutus Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk berkomunikasi dengan Kemendagri mengenai retreat kepala daerah di Akmil Magelang. Hal ini seperti ungkap Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo.

Ia menyebut, Pramono ditunjuk mewakili PDIP untuk berkomunikasi dengan penyelenggra retreat. “Komunikasi intens diwakili oleh Pak Pramono dengan pemerintah maupun dengan penyelenggara (retret),” kata Hasto di Magelang, Minggu (23/2/2025).

Menurutnya, komunikasi yang dilakukan Pramono dengan pihak Kemendagri sudah mewakili dua arah. Hasto mengatakan, di satu sisi, Pramono mewakili para kepala daerah asal PDI-P yang sudah siap untuk mengikuti retreat di Akmil.

Di sisi lain, lanjutnya, Pramono juga mewakili pengurus pusat partai untuk menjelaskan kebijakan partai kepada pihak pemerintah dan penyelenggara retreat.

“Ya mewakili kami-kami yang ada di sini standby untuk masuk, kemudian juga mewakili keputusan-keputusan yang ada di DPP,” katanya.

Kemudian, ia melanjutkan, Pramono mengkomunikasikannya dengan pemerintah pusat dan penyelenggara retret. Hasto menuturkan, terdapat 53 kepala daerah yang merupakan kader PDI-P yang belum mengikuti retreat.

Puluhan kepala daerah ini, kata Hasto, akan bersiaga di sekitar wilayah Magelang. Sehingga sewaktu-waktu dapat mengikuti retreat apabila diperintahkan.

“Tadi kan sudah dijelaskan oleh Mas Pram, Pak Pramono Anung, bahwa kita semua ini siap untuk mengikuti retreat. Dan waktunya, kapan masuknya akan ditentukan,” ucapnya.

Namun, Hasto enggan menjelaskan apakah dengan perintah siaga tersebut instruksi dari Ketua Umum DPP PDI-P sudah tidak berlaku lagi. “Tentang itu (instruksi), Mas Pram yang akan mempertegas dan juga akan berdiskusi lebih lanjut dengan DPP,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepala daerah kader PDI-P agar menunda ikut retreat di Akmil Magelang. Surat instruksi tersebut bernomor 7295/IN/DPP/II/2025 yang terbit pada 20 Februari 2025 malam sebagai respons atas penahanan Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto oleh KPK.

“Diinstruksikan kepada seluruh Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDI Perjuangan untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retreat di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025,” ujar Megawati, Kamis (20/2/2025). Megawati pun meminta kepada semua kepala daerah dari PDI-P yang sudah telanjur berangkat menuju lokasi agar berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut.*****

Pos terkait