Fajarasia.co – Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kunta Wibawa Dasa Nugraha meminta seluruh sektor kesehatan di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) untuk sigap mengatasi masalah kedaruratan kesehatan yang terjadi di tengah masyarakat.
Hal tersebut diungkapkannya dalam acara Pertemuan Menteri Kesehatan se-ASEAN ke-15 (the 15th ASEAN Health Ministers Meeting) atau AHMM di Nusa Dua Bali pada 11-15 Mei 2022.
“Kita harus menunjukkan semua sektor kesehatan ASEAN bekerja sama secara efisien dan tepat waktu dalam menangani keadaan darurat kesehatan masyarakat,” ucap Kunta dalam keterangan yang diterima Redaksi, Jumat (13/5/2022).
Ia turut mengapresiasi kepada para petugas kesehatan yang telah menyelamatkan ratusan juta populasi negara anggota ASEAN dari pandemi covid-19.
“Betapa penting dan strategisnya pertemuan minggu ini. Untuk pertama kalinya di sektor kesehatan ASEAN melakukan pertemuan tatap muka setelah dilanda covid-19,” katanya.
Sementara itu, kata dia, tujuan dari diadakannya pertemuan tersebut tidak lain untuk berbagi pengetahuan, merekomendasikan, termasuk juga mengenai pernyataan bersama tentang pertimbangan, notasi, adopsi, atau pengesahan dalam AHMM ke-15.
Diketahui bahwa peserta pertemuan ini terdiri dari Menteri Kesehatan, pejabat senior dari 9 negara anggota ASEAN, negara Plus Three Countries (RRT, Jepang, dan Korea), Delegasi Kementerian Kesehatan Amerika Serikat, Regional Director WHO untuk SEARO dan WPRO, serta Asisten Direktur dan Kepala Divisi Kesehatan Sekjen ASEAN.
Total peserta diperkirakan sebanyak 250 orang yang terdiri dari 150 peserta luar negeri serta 100 peserta dalam negeri dan panitia.****




