Menko Polkam Pantau Pengamanan Mudik 2025

Menko Polkam Pantau Pengamanan Mudik 2025

Fajarasia.id – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan memantau pengamanan di enam wilayah khusus di kawasan Pulau Jawa dan Sumatra selama lebaran. Peninjauan ini bertujuan memastikan kesiapan operasi Ketupat 2025.

“Kami mengerahkan tim pemantauan ke enam wilayah prioritas, yakni Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pengamanan serta pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 berjalan optimal,” kata Budi Gunawan dalam keterangannya, Kamis (27/3/2025).

Pria yang akrab disapa BG ini mengatakan tim Menko Polkam diterjunkan untuk memantau beberapa titik yang diperkirakan ramai selama masa lebaran. Di antaranya pasar, tempat wisata, terminal, bandara, stasiun hingga pelabuhan.

Di sana, tim akan memastikan pihak TNI dan Polri menjalankan tugas pengamanan wilayah dengan maksimal. Salah satu lokasi yang dipantau tim dari Menko Polkam yakni jalur mudik kendaraan pribadi di kawasan pulau Jawa.

Berdasarkan hasil pemantauan, tercatat jumlah kendaraan tertinggi berada di Tol Cikampek Utama arah Jawa Tengah dengan 28.894 unit kendaraan. Lalu Tol Cipali arah Jawa Tengah dengan 23.623 unit, serta Gerbang Tol Banyumanik Semarang dengan 23.971 unit.

Selain itu, tim juga mencatat ada kenaikan aktivitas masyarakat di tempat wisata, khususnya di Jawa Tengah yang memiliki 97 titik wisata dan total 26.131 pengunjung. Selanjutnya, kata BG, tim khusus ini juga memantau beberapa bandara besar dan stasiun kereta yang menjadi jalur para pemudik.

BG mengatakan berdasarkan hasil pemantauan di Bandara Soekarno-Hatta tercatat ada 35.980 keberangkatan dan 36.049 kedatangan. Sementara itu, stasiun-stasiun di DKI Jakarta melayani 79.702 penumpang berangkat dan 96.205 penumpang datang, di sektor transportasi laut, Pelabuhan Merak dan Bakauheni mencatat hampir 110 ribu penumpang.

Walau seluruh titik yang dipantau dalam kondisi ramai, BG menilai semua lokasi masih dalam keadaan kondusif dan aman untuk masyarakat. “Hasil pemantauan menunjukkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum dalam kondisi aman dan kondusif, tidak ada laporan kasus menonjol di wilayah-wilayah yang dipantau,” ujarnya.****

Pos terkait