Fajarasia.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) penting bagi Indonesia. Menurutnya, AI adalah teknologi yang wajib dimanfaatkan untuk memperkuat daya saing bangsa.
“AI adalah sebuah keniscayaan yang menjadi game changer. Ini lah yang akan membawa Indonesia menuju empat besar G20 pada tahun 2045,” ujar Airlangga dalam acara ‘Indonesia Merdeka AI’ di Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Airlangga menjelaskan, pemerintah menyiapkan strategi ganda dalam menggerakkan perekonomian nasional. Mereka terus menjaga mesin ekonomi konvensional yang tetap berbasis komoditas.
Ia menyebut Indonesia saat ini telah menyiapkan mesin ekonomi. “Jadi mesin ekonomi yang konservatif ataupun mesin konvensional tetap berjalan,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga mengembangkan new engine of growth berbasis teknologi, termasuk kecerdasan buatan dan industri semikonduktor. “Tentu saya berharap ada sebagian investasi masuk di Indonesia, termasuk pengembangan data center,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan teknologi AI telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari. Menurutnya, AI menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan baru bagi masyarakat modern.
“Apa yang dulu kita sebut science fiction, sekarang sudah menjadi science fact. Produk-produk berbasis artificial intelligence membanjiri pasar dan menciptakan realitas baru dalam interaksi manusia dengan mesin,” ujar Nezar.
Ia menyebut, perkembangan teknologi harus diiringi literasi digital agar masyarakat bijak menggunakannya. Karena itu, emerintah terus mendorong transformasi digital yang mampu memperkuat daya saing bangsa.
Nezar berharap masyarakat mampu memanfaatkan kecerdasan buatan secara cerdas dan bertanggung jawab. Dengan demikian, AI benar-benar menjadi sarana peningkatan kualitas hidup dan daya saing bangsa.****




