Fajarasia.id – Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, kembali menegaskan komitmennya terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina. Dalam pidato utama pada seminar internasional memperingati tujuh dekade Konferensi Asia-Afrika (KAA), ia menekankan pentingnya kemerdekaan yang sejati bagi Palestina, tanpa syarat atau negosiasi.
Berlangsung di Auditorium Sukarno, Kompleks Makam Bung Karno, Blitar, Jawa Timur, Minggu (2/11/2025), Megawati mengajak para pemimpin Asia-Afrika untuk mengevaluasi kembali nilai-nilai Dasa Sila Bandung. Ia mempertanyakan sejauh mana prinsip-prinsip tersebut telah diterapkan dalam kehidupan berbangsa.
“Banyak negara memang telah merdeka, tapi apakah kemerdekaan yang hakiki seperti yang dicita-citakan Bung Karno benar-benar sudah terwujud?” ucap Megawati dalam pidatonya.
Megawati menyoroti bahwa perjuangan rakyat Palestina untuk meraih kemerdekaan penuh masih jauh dari selesai. Ia menyatakan bahwa dalam berbagai forum internasional, termasuk di Beijing dan PBB, dirinya konsisten menyuarakan dukungan terhadap kedaulatan Palestina.
“Bagi saya, kemerdekaan Palestina harus utuh dan berdaulat. Tidak boleh ada tawar-menawar. Itu juga sejalan dengan cita-cita Bung Karno,” tegasnya.
Di tengah krisis global seperti perubahan iklim dan ketimpangan sosial, Megawati menyerukan pentingnya solidaritas antarnegara Asia-Afrika. Ia mengajak semua pihak untuk berpikir ke depan dan bersatu dalam membangun masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan.
“Kalau kita tidak bersatu, saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” ujarnya.
Megawati menegaskan bahwa Konferensi Asia-Afrika bukan hanya bagian dari sejarah, melainkan simbol kuat dari visi internasional Bung Karno yang masih relevan hingga kini. Ia mendorong agar semangat KAA terus dihidupkan sebagai fondasi membangun tatanan dunia yang lebih adil.
Seminar internasional ini dihadiri oleh akademisi dan peneliti dari 32 negara, menjadi bagian dari rangkaian peringatan 70 tahun KAA yang berlangsung khidmat di kota kelahiran Sang Proklamator.****




