Fajarasia.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin kembali ditetapkan sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Minggu (25/8/2024). Penetapan dilakukan pada Muktamar Ke-6 PKB di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), Badung, Bali.
Terpilihnya Ma’ruf Amin dikarenakan desakan para ulama dan tokoh-tokoh penting PKB untuk kembali memimpin Dewan Syuro. Padahal, mantan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu awalnya ingin pensiun dari panggung politik nasional.
“Selepas tugas sebagai Wapres nanti saya sebenarnya ingin kembali ke pesantren untuk mengurus para santri,” ujarnya. Meski begitu, lanjutnya, dia tidak bisa menolak karena itu merupakan permintaan para kiai.
Hanya, Wapres menyatakan dirinya menerima penunjukan ini dengan syarat-syarat tertentu. Misalnya Dewan Syuro harus diposisikan sesuai peran dan fungsinya yang strategis.
Menurut Ma’ruf, setiap keputusan strategis partai harus melalui musyawarah Dewan Syuro bersama Ketua Umum PKB. “Syaratnya tidak banyak tetapi penting,” ujarnya, menegaskan.
Sebagai parpol yang didirikan para ulama, Wapres meminta PKB konsisten dengan perjuangan politik berbasis Islam Ahlussunnah wal Jama’ah. “Arah politik PKB harus tetap dalam jalur yang diridai para ulama dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Indonesia,” katanya.
Terakhir, Wapres mengaku sulit melupakan PKB karena dirinya turut serta membidani kelahiran partai tersebut pada 1998. “Dengan mengucap bismillah, saya terima permintaan ini demi kebaikan dan kemaslahatan bersama,” ujarnya.*****





