Fajarasia.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan mega proyek rumah susun (rusun) subsidi di kawasan Meikarta, Kabupaten Bekasi, ditargetkan selesai pada Agustus 2028.
Dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (10/2/2026), Ara menyampaikan bahwa lahan seluas 30 hektare untuk proyek ini telah dihibahkan oleh Lippo Group kepada pemerintah sehingga tidak menggunakan dana negara untuk pembebasan tanah. “Tanahnya hibah, clean and clear. Negara tidak keluarkan uang untuk lahan,” ujarnya.
Proses pembangunan akan dimulai Agustus 2026 setelah groundbreaking pada Maret. Rusun subsidi ini akan dibangun di tiga lokasi, masing-masing dengan 18 tower berlantai 30. Totalnya, proyek ini akan menghadirkan 54 tower dengan kapasitas 141.000 unit hunian, menjadikannya salah satu rusun terbesar yang pernah dibangun di Indonesia.
Ara menekankan pentingnya koordinasi dengan KPK dan pihak swasta agar proyek berjalan transparan dan bebas polemik. “Doakan Agustus 2028 kita sudah menyerahkan kunci kepada masyarakat calon penerima rusun subsidi,” pungkasnya.





