Fajarasia.id – Mantan Penyidik KPK, Yudi Purnomo menyoroti tentang Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer. Menurutnya, operasi tersebut adalah langkah penting menegaskan independensi lembaga antikorupsi terhadap pejabat aktif.
“OTT ini menjadi alarm penting bahwa KPK berani. KPK berani menyentuh pejabat tinggi tanpa kompromi,” kata Yudi Purnomo.
Yudi menekankan, KPK memiliki waktu satu kali dua puluh empat jam menentukan status hukum. Dalam pandangannya, jangka waktu ini penting agar keputusan penetapan tersangka tidak melanggar aturan penyidikan.
“Jika KPK menangkap, maka hampir pasti bukti awal yang dikantongi telah kuat. Bukti awal yang dikantongi kredibel,” ujar Yudi.
Ia menilai, penangkapan tersebut mencerminkan keseriusan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam memberantas praktik korupsi. Sebab, kabinet harus bersih dari pejabat yang melakukan pelanggaran hukum serius.
“Presiden konsisten tidak melakukan intervensi. Sehingga KPK bisa bergerak bebas sesuai mandat konstitusi,” ucapnya.
Dia menambahkan, penyelidikan kasus ini kemungkinan akan melebar ke pihak-pihak lain di lingkaran kekuasaan. Pengembangan kasus bisa menyingkap jaringan luas praktik suap dan korupsi dalam birokrasi.
Dirinya menekankan tentang pentingnya peran masyarakat dalam memberikan informasi, agar kasus serupa bisa segera diungkap. Baginya, keterlibatan publik sangat krusial untuk menjaga integritas hukum dan menutup celah korupsi yang berulang.****





