Fajarasia.id – Insiden ledakan terjadi di sebuah gedung farmasi berlantai empat di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Rabu (8/10) malam. Meski sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar, pihak kepolisian memastikan bahwa situasi telah terkendali dan tidak ditemukan unsur bahan peledak di lokasi kejadian.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi menyampaikan bahwa tim gabungan dari Ditreskrimum, Satbrimobda, Polres Tangsel, dan Polsek Pondok Aren telah diterjunkan untuk melakukan penyelidikan menyeluruh.
“Tim gabungan masih bekerja untuk mengungkap penyebab ledakan. Namun, hasil awal menunjukkan tidak ada residu bahan peledak atau indikasi bom,” ujar Ade Ary, Kamis (9/10).
Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dan dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa. “Kami terus bersiaga 24 jam untuk menjaga keamanan warga. Situasi aman dan kondusif,” tegasnya.
Ade Ary juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan jika menemukan potensi gangguan keamanan melalui hotline 110 atau kantor polisi terdekat.
Senada dengan itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang turut memastikan bahwa hasil pemeriksaan Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Metro Jaya tidak menemukan bahan peledak di lokasi ledakan.
“Sterilisasi telah dilakukan dan hasilnya tidak ditemukan bom maupun residu bahan peledak. Kami pastikan kondisi sudah aman,” kata Victor.
Ia juga meminta masyarakat untuk tidak terpengaruh oleh isu atau provokasi yang belum jelas sumbernya. “Tetap tenang, jangan panik, dan terus beraktivitas seperti biasa,” imbuhnya.
Ledakan yang terjadi menyebabkan kerusakan cukup parah pada struktur bangunan gedung farmasi tersebut. Meski demikian, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.
Penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui penyebab pasti ledakan, termasuk kemungkinan adanya gangguan teknis atau kelalaian konstruksi.*****





