Fajarasia.co – Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Sigit Pamungkas menegaskan, seleksi penjabat kepala daerah harus dilakukan secara ketat. Seleksi akan dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dengan melibatkan berbagai pihak.
Ditekankannya, sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo, Kemendagri diharuskan mencari sosok Pj kepala daerah yang baik. “Yang disampaikan oleh Presiden itu adalah harapan kita semua,” katanya, Jumat (2/9/2022).
Penjabat kepala daerah terpilih, diharapkannya, bertugas dengan sebaik-baiknya, termasuk bersikap netral dalam Pemilu serentak 2024 nanti. “Musim Pemilu, tindakan penjabat kepala daerah akan dilihat secara kritis oleh masyarakat tingkat nasional, maupun tingkat lokal,” ujarnya.
Sebagaimana ketentuan yang ada, tambahnya, ada kriteria yang harus dipenuhi agar seseorang dapat menjabat kepala daerah. Salah satunya harus sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan dari partai politik tertentu.
“Untuk gubernur harus pada posisi Pimpinan Tinggi Madya yang setara Eselon I,” ujarnya. “Untuk bupati wali kota jabatan Pimpinan Tinggi atau Pertama.”
Mekanisme untuk pemilihan penjabat gubernur misalkan, lanjut Sigit, DPRD dan kementerian/lembaga masing-masing mengusulkan tiga nama ke Kemendagri. Kemendagri kemudian membahas nama-nama yang masuk tersebut dengan tim penilai, yang terdiri dari berbagai unsur.
“Kemudian nanti akan dicari rekam jejak kepemimpinan, kompetensi, kredibilitas dan lain sebagainya kemudian dipilih satu yang dianggap terbaik,” ucapnya. “Mereka semua memiliki kapabilitas yang baik, tapi pilihannya adalah mana yang paling tepat pada posisi itu.”
Sebanyak 101 kepala daerah akan habis masa jabatannya pada tahun ini. Mereka adalah 7 gubernur, 76 bupati, dan 18 wali kota.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi salah satunya. Ia akan mengakhiri masa jabatannya pada bulan Oktober 2022.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, belum ada nama yang diterima pihaknya terkait calon pengganti Anies. Namun direncanakan pembahasan Pj Gubernur DKI Jakarta dilakukan pada bulan September ini.****





