Krisis Venezuela Memanas, China Hati-Hati Hadapi Tekanan AS

Krisis Venezuela Memanas, China Hati-Hati Hadapi Tekanan AS

Fajarasia.id – Hubungan internasional kembali tegang setelah Amerika Serikat memperketat blokade terhadap kapal tanker minyak Venezuela. Di tengah situasi ini, China memilih langkah hati-hati, hanya memberikan dukungan verbal kepada Caracas tanpa menjanjikan bantuan material.

Dalam percakapan telepon antara Menlu China Wang Yi dan Menlu Venezuela Yvan Gil, Beijing menegaskan kedua negara adalah mitra strategis. Wang menolak segala bentuk tekanan sepihak dan menyatakan Venezuela berhak menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dengan negara lain.

Meski demikian, pernyataan resmi China tidak menyebutkan dukungan konkret. Hal ini mencerminkan dilema Beijing: menjaga hubungan dengan Presiden Nicolás Maduro sekaligus menghindari eskalasi konflik ekonomi dengan pemerintahan Presiden AS Donald Trump.

  • AS menuduh Venezuela menggunakan minyak untuk mendanai perdagangan narkoba.
  • Trump menuntut pengembalian aset perusahaan minyak AS yang dinasionalisasi Caracas.
  • Militer AS menyita kapal tanker di lepas pantai Venezuela dan melancarkan operasi di Laut Karibia.

China selama bertahun-tahun telah mengucurkan pinjaman miliaran dolar kepada Venezuela, dibayar dengan minyak. Kini, Beijing mendukung langkah Caracas untuk membawa isu blokade ke Dewan Keamanan PBB, namun tetap menjaga jalur diplomasi dengan Washington.

Sekjen PBB Antonio Guterres mengingatkan, konflik yang meluas bisa mengguncang kawasan Laut Merah, Teluk Aden, hingga Tanduk Afrika. Ia menegaskan pentingnya menahan diri agar Yaman dan Amerika Latin tidak menjadi medan perang baru.***

Pos terkait