Fajarasia.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan delapan Operasi Tangkap Tangan (OTT) sepanjang 2023. Dibandingkan di 2022 jumlah OTT mengalami penurunan yakni 10 kali.
Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango mengatakan, Operasi senyap itu menyasar pejabat negara dan juga pihak swasta. “Dalam penanganan tersebut di antaranya KPK melakukan delapan giat tangkap tangan,” kata Ketua Sementara KPK Nawawi Pomolango dalam konferensi pers kinerja KPK 2023 dan Arah Kebijakan 2024, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (16/1/2024).
Kedelapan OTT tersebut antara lain, terhadap Bupati Kepulauan Meranti, Pejabat DJKA Kemenhub, Wali Kota Bandung, dan Kepala Basarnas. Selanjutnya Bupati Sorong Papua Barat Daya, Kepala Kejaksaan Negeri Bondowoso, Kepala BBPJN Kalimantan Timur, dan Gubernur Maluku Utara.
Selain melakukan delapan kali OTT, sepanjang 2023 KPK berhasil menuntaskan 94 kasus korupsi. Semuanya sudah memiliki kekuatan hukum tetap.
Selanjutnya delapan kasus tindak pidana pencucian uang (TPPU). Serta berhasil mengembalikan aset ke kas negara senilai Rp525.415.553.599. ***




