Fajarasia.id — Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hardian Irfani, menegaskan bahwa program unggulan Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG), tidak mengurangi alokasi anggaran pendidikan. Justru, menurutnya, dana pendidikan mengalami peningkatan seiring hadirnya program tersebut.
“Dana pendidikan bertambah karena adanya program MBG. Tidak ada pemotongan, justru penambahan,” ujar legislator Fraksi PKB itu.
Ia menjelaskan bahwa dalam postur anggaran pendidikan, selain MBG, terdapat program sekolah rakyat, gaji guru dan dosen, serta anggaran rutin di Kementerian Pendidikan. Pemerintah bahkan menyiapkan tambahan belanja hingga Rp189 triliun untuk pendidikan dasar dan menengah.
Lalu menekankan bahwa Presiden Prabowo sejak awal berkomitmen menjaga porsi 20 persen APBN untuk pendidikan, meski MBG membutuhkan dana besar. “MBG tidak akan mengganggu anggaran di Kementerian Pendidikan. Semua sektor pendidikan justru mendapat tambahan,” tegasnya.
Selain itu, ia menyinggung rencana efisiensi anggaran akibat dampak perang di Timur Tengah yang memengaruhi cadangan BBM nasional. Namun, ia memastikan efisiensi tersebut tidak akan menyentuh dana pendidikan yang bersifat mandatori sesuai konstitusi.
“Sekolah rakyat, sekolah garuda, hingga insentif guru tetap aman. Tidak ada yang terganggu selama MBG berjalan,” tutup Ketua DPW PKB NTB itu.****




