Fajatasia.id – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Partai NasDem Ahmad Sahroni mengaku optimis institusi Polri bisa menjaga integritasnya dengan bersikap netral di Pemilu 2024 sehingga menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban secara profesional.
Namun Sahroni juga ingin agar Polri tetap waspada dengan pergerakan oknum-oknum yang ingin mengacaukan netralitas Polri.
“Saya tetap yakin dan optimis bahwa Polri akan bersikap netral pada kontestasi Pemilu 2024 nanti. Lagian Kapolri sudah sampaikan berulang kali soal ini, sampai deklarasi soal netralitas dan pemilu damai pula,” kata Sahroni di Jakarta, Senin.
Sahroni juga menilai tidak ada salahnya kalau Polri tetap lakukan pemantauan intensif terhadap jajaran di internal. Langkah itu menurut dia kalau ada yang ketahuan tidak netral, langsung sanksi tegas.
“Karena nama baik institusi Polri serta kehormatan Kapolri benar-benar sedang dipertaruhkan,” ujarnya.
Sahroni juga meminta agar pemantauan internal wajib dilakukan dalam struktur kepolisian di tingkatan pusat maupun daerah. Langkah itu menurut dia karena meskipun komitmen Kapolri sudah tegas dan jelas, tapi potensi munculnya oknum yang tidak netral pasti akan tetap ada.
“Yang namanya oknum ini kan memang susah ditebak, apalagi jumlah anggota Polri ada lebih dari 400 ribu, dan semuanya tersebar di penjuru negeri. Jadi tak bisa dipungkiri, pasti akan ada saja satu dua oknum yang ‘bandel-bandel’,” katanya.
Dia meminta jajaran Polri dari tingkat Kapolda, Kapolres, bahkan Kapolsek, harus pastikan semangat Kapolri dalam menjaga netralitas Polri, betul-betul tersampaikan ke seluruh jajaran di bawah.
“Jangan sampai karena perbuatan oknum, rusak semua upaya yang dilakukan Polri selama ini,” katanya.
Sahroni menegaskan bahwa dirinya akan terus melakukan pemantauan terhadap para mitra kerjanya menjelang Pemilu 2024. Sebab dirinya tidak ingin ada kejadian-kejadian yang merusak pesta demokrasi lima tahunan ini.
“Komisi III akan terus memantau, mengingatkan, serta menghimbau seluruh mitra-mitra kerja kami untuk terus maksimalkan persiapan Pemilu 2024 mendatang. Termasuk soal netralitas aparat yang merupakan salah satu concern utama masyarakat,” katanya.****





