Komdigi Tinjau Langsung Proses Belajar di Sekolah Rakyat Makassar

Komdigi Tinjau Langsung Proses Belajar di Sekolah Rakyat Makassar

Fajarasia.id — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memantau jalannya proses pendidikan di Sekolah Rakyat sebagai bagian dari komitmen mendukung pemerataan akses belajar. Dirjen Komunikasi Publik dan Media Komdigi, Fifi Aleyda Yahya, melakukan kunjungan ke Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 26 Makassar, Jumat (24/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Fifi meninjau langsung kegiatan belajar siswa serta fasilitas asrama yang berada di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar. Ia menyebut sekolah ini sebagai salah satu rintisan yang menunjukkan perkembangan positif.

“Sekolah Rakyat di Makassar ini sangat menjanjikan. Kami ingin memastikan program ini berjalan baik dan memberi manfaat nyata,” ujar Fifi.

Ia menambahkan bahwa Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses pendidikan.

Beberapa siswa, menurut Fifi, menyampaikan rasa bahagia karena bisa belajar dan berinteraksi dalam lingkungan yang mendukung. Ia berharap agar pelaksanaan program terus dijaga agar manfaatnya berkelanjutan.

Kepala BBPPKS Makassar, Anna Puspasari, mengungkapkan bahwa Sulawesi Selatan telah memiliki 16 Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai wilayah. Secara nasional, jumlahnya telah mencapai 165 sekolah.

Anna menjelaskan bahwa Komdigi berperan penting dalam mendukung infrastruktur digital, termasuk penyediaan layanan internet, jaringan, dan pemasangan CCTV untuk keamanan siswa. Dukungan ini merupakan bagian dari kerja lintas kementerian dalam menjalankan Instruksi Presiden.

“Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting agar target perluasan sekolah rakyat bisa tercapai,” kata Anna.

Ia juga menyampaikan harapan besar terhadap program ini. “Semoga Sekolah Rakyat bisa menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045,” tutupnya.****

Pos terkait