Fajarasia.id – Ketua Mahkamah Agung (MA) M. Syarifuddin mengatakan, kinerja penanganan perkara MA tahun 2023 telah melampaui target yang ditetapkan. Syarifuddin menyebut, itu menjadi prestasi terbaik mereka.
“Kinerja penanganan perkara pada Mahkamah Agung tahun 2023 telah jauh melampaui target yang ditetapkan. Dan ini merupakan capaian kinerja tertinggi yang pernah dicapai sepanjang berdirinya Mahkamah Agung,” ujar Syarifuddin dalam Sidang Pleno Laporan Tahunan MA RI Tahun 2023, Selasa (20/2/2024).
Syarifuddin menjelaskan, pencapaian tersebut berdasarkan data-data hasil penanganan perkara selama tahun 2023. Beban perkara MA tahun lalu sebanyak 27.512 perkara.
Jumlah tersebut terdiri dari perkara masuk sebanyak 7.252 perkara dan sisa perkara tahun 2022 sebanyak 260 perkara.
Dari jumlah beban perkara tersebut, MA berhasil memutus sebanyak 27.365 perkara atau sebesar 99,47 persen. Sehingga sisa perkara tahhun 2023 sebanyak 147 perkara.
Tahun 2023, MA telah berhasil menyelesaikan minutasi perkara sebanyak 28.422 perkara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 27.060 perkara diselesaikan dalam waktu kurang dari tiga bulan.
Di tahun yang sama, MA juga telah berhasil mendapatkan berbagai prestasi dan penghargaan yang membanggakan. Salah satunya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-11 kali secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan.
“Total pagu mahkamah Agung tahun 2023 menjadi Rp11,911 triliun. Dari total pagu tersebut, realisasi anggaran MA tahun 2023 sebesar Rp11,594 triliun atau 97,33 persen,”ucap Syarifuddin lebih lanjut.
Sidang Pleno Laporan Tahunan Mahkamah Agung Tahun 2023 bertema “Integritas Kuat, Peradilan Bermartabat”. Hadir dalam acara tersebut yaitu Presiden Joko Widodo, anggota MA, dan para duta besar negara sahabat. ****




