Keracunan Massal MBG, 72 Siswa Dirawat

Keracunan Massal MBG, 72 Siswa Dirawat

Fajarasia.id – Sebanyak 72 siswa sekolah dasar di Duren Sawit, Jakarta Timur, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disiapkan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pondok Kelapa. Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkapkan dapur tersebut belum memiliki tata letak standar maupun Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

“SPPG Pondok Kelapa kami suspend untuk waktu yang tidak terbatas karena kondisi dapur belum memenuhi standar,” tegas Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang.

Dugaan sementara penyebab keracunan terkait makanan yang tidak dalam kondisi segar akibat jeda waktu terlalu lama antara proses memasak dan konsumsi. Menu yang disajikan saat itu berupa spageti bolognese, bola-bola daging, scramble egg tofu, sayuran campur, serta buah stroberi.

Para siswa mengalami gejala mual, muntah, diare, demam, hingga nyeri perut. BGN memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung dan operasional dapur terkait langsung dihentikan. “Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini dan akan memperketat pengawasan agar tidak terulang,” ujar Nanik.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang menjenguk korban di RSKD Duren Sawit menyebut sebagian besar siswa diduga keracunan dari menu spageti. Saat ini kondisi para siswa dilaporkan mulai stabil dan diperkirakan pulih dalam 1–2 hari.****

Pos terkait