Kemensos Ungkap 15 Juta Warga Mampu Masih Terima PBI-JK

Kemensos Ungkap 15 Juta Warga Mampu Masih Terima PBI-JK

Fajarasia.id  – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkap masih adanya persoalan salah sasaran dalam Program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK). Berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), sekitar 15 juta warga tergolong mampu justru masih tercatat sebagai penerima bantuan, sementara lebih dari 54 juta penduduk miskin belum mendapatkan manfaat PBI-JK.

“Yang lebih mampu justru terlindungi, sementara yang lebih rentan masih menunggu,” ujar Gus Ipul dalam rapat bersama pimpinan DPR di Senayan. Ia menegaskan perlunya pemutakhiran data agar penyaluran bantuan lebih tepat sasaran.

Kemensos mulai memanfaatkan sistem desil sebagai dasar perbaikan distribusi bantuan. Namun, proses validasi data masih terbatas. Pada 2025, baru sekitar 12 juta kepala keluarga yang berhasil diverifikasi dari kebutuhan ideal lebih dari 35 juta KK.

Meski demikian, pemerintah telah melakukan pengalihan PBI-JK secara bertahap sejak Mei 2025 hingga Januari 2026, sehingga tingkat kesalahan sasaran menurun signifikan. Gus Ipul menekankan pentingnya verifikasi berkelanjutan agar kualitas data sosial ekonomi semakin akurat, sehingga masyarakat miskin benar-benar terlindungi.

Pos terkait