Fajarasia.co – Juru Bicara Kemenlu RI Teuku Faizasyah menegaskan, tidak ada langkah Indonesia mengarah ke normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel. Dukungan penyelesaian masalah Palestina-Israel melalui solusi dua negara adalah sebuah prinsip.
Hal itu menanggapi isu normalisasi merujuk pemberitaan media Israel, i24NEWS, melaporkan pejabat senior Indonesia melakukan kunjungan rahasia ke Israel. Menurutnya, laporan yang ditulis media Israel itu tidak valid dengan rujukan tidak jelas.
“Posisi Indonesia tidak berubah bahwa yang kita dahulukan adalah satu penyelesaian damai antara Palestina dan Israel. Berangkat dari solusi dua negara yang hidup damai dengan batas-batas wilayah yang jelas,” kata Teuku Faizasyah dalam pengarahan pers mingguan Kemenlu RI, Jumat(23/9/2022).
Menurut Faizasyah, memberikan dukungan bagi penyelesaian masalah Palestina-Israel melalui solusi dua negara adalah sebuah prinsip. Siapa pun yang disebutkan di dalam laporan media Israel sebagai official ‘pejabat resmi’, tidak mewakili kepentingan Indonesia.
“Jadi, prinsip dari Indonesia itu senantiasa kita tekankan dan saya garisbawahi sekali lagi ini adalah posisi atau perspektif yang digarisbawahi oleh pemerintah. Kemlu adalah pemangku aspek kebijakan luar negeri, sehingga, siapapun yang disebutkan official tentunya tidak bisa merepresentasikan kepentingan Indonesia,” ujar Faizasyah.****





