Fajarasia.id – Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) RI memastikan, tidak ada korban jiwa WNI dari gempa bumi 6,4 magnitudo Nepal. Kepastian tersebut, diungkapkan oleh Direktur Perlindungan WNI Kemlu Judha Nugraha.
Judha mengungkapkan, tidak ada WNI yang tinggal di Distrik Jajarkot, Provinsi Karnali, Nepal. Data tersebut, didapatkan Kemenlu dari KBRI Dhaka, Nepal.
“KBRI Dhaka telah berkoordinasi dengan otoritas setempat. Dilaporkan tidak ada korban WNI hingga saat ini,” kata Judha melalui keterangan persnya, Minggu (5/11/2023).
Kemudian, Judha menegaskan, KBRI Dhaka tidak akan menghentikan pengawasan pasca gempa bumi tersebut. KBRI Dhaka diakuinya, berkomunikasi dengan Konsul Kehormatan RI di Kathmandu untuk memantau kondisi.
Lanjutnya, Judha menuturkan, KBRI Dhaka juga menjalin komunikasi dengan komunitas warga Indonesia di Nepal. “Memberikan imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan jika terdapat gempa susulan,” ujar Judha.
Diberitakan, gempa berkekuatan 6,4 magnitudo terjadi di Distrik Jajarkot, Provinsi Karnali, Nepal, Jumat (3/11/2023). Gempa tersebut, terjadi jelang tengah malam waktu setempat.
Akibat gempa itu, korban jiwa masyarakat Nepal tercatat mencapai 157 orang hingga saat ini. Juru Bicara Kepolisian Provinsi Karnali Gopal Chandra Bhattara mengatakan, pasukan keamanan telah dikerahkan. Mereka mengevakuasi korban dan mencari orang-orang yang masih dilaporkan hilang.
“Beberapa jalan telah tertutup karena kerusakan, tetapi kami mencoba untuk mencapai daerah tersebut melalui rute alternatif,” kata Bhattarai kepada AFP, Sabtu (4/11/2023).****





