Kemenkes Targetkan Pengadaaan 18 Alat Pendeteksi Kanker

Kemenkes Targetkan Pengadaaan 18 Alat Pendeteksi Kanker

Fajarasia.id – Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus mendorong kemajuan teknologi di bidang kesehatan. Salah satunya dengan menambah ketersediaan PET Scan, untuk mendeteksi tanda-tanda awal kanker, penyakit jantung, dan kondisi otak.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menargetkan pihaknya akan menambah ketersediaan PET Scan sebanyak 18 unit. Sebelumnya, PET Scan hanya tersedia 3 unit di Indonesia.

“Sebanyak 18 alat PET Scan ini akan didistribusikan ke 16 rumah sakit besar di seluruh Indonesia. PT Biofarma akan memasok kebutuhan radiofarmaka ke rumah sakit-rumah sakit yang memiliki PET Scan,” ujar Menkes Budi dalam keterangannya, dikutip Rabu (11/9/2024).

Ketersediaan PET Scan sendiri hanya ada di Jakarta, Bandung dan Kalimantan. Pihaknya akan menargetkan penambahan alat PET Scan sampai tahun 2027.

Wilayah yang disasar adalah rumah sakit pemerintah di seluruh pulau di Indonesia, seperti Sumatra, Kalimantan, Maluku, Papua, NTT. Menurut data Kemenkes pada 2022, terdapat 136 kasus kanker per 100 ribu penduduk di Indonesia.

Penyakit kanker di Indonesia menjadi masalah kesehatan serius nomor tiga terbesar, setelah jantung dan stroke. Sementara dalam skala global, kanker merupakan penyebab kematian kedua terbesar di dunia.

Menkes Budi menekankan bahwa masalah kanker ini bisa ditangani jika masyarakat melakukan deteksi dini. Dia menjelaskan, jika kanker dapat dideteksi lebih dini, 90 persen pasien kanker bisa sembuh.***

Pos terkait