Fajarasia.id – Para pengendara bermotor diminta untuk tetap menerapkan prinsip 4A Alertness, Awareness, Attitude, Anticipation (Kewaspadaan, Kesadaran, Sikap Baik, dan Antisipasi). Hal ini disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
“Budaya keselamatan jalan di Indonesia terbilang masih rendah. Ini tercermin dari data Korlantas Polri yang menyebutkan bahwa telah terjadi 12.664 kecelakaan lalu lintas selama tahun 2023,” kata Budi Karya Sumadi dalam keterangannya, Jumat (20/9/2024).
Menurut Menhub, sebagian besar masyarakat Indonesia berkendara telah menjadi kebutuhan sehari-hari yang dapat mempengaruhi ekonomi global. Oleh karena itu, Kemenhub berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan keselamatan transportasi jalan.
“Tujuan dari sosialisasi safety riding ini adalah untuk menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, lancar, dan terintegrasi. Dampak lainnya, kegiatan ini juga mampu mendukung perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Menhub.
Menhub menilai kegiatan safety riding juga menjadi tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para pengendara. Dalam hal ini, Menhub berharap sosialisasi keselamatan ini dapat terus berlangsung, sehingga bisa memberikan dampak positif bagi perkembangan dunia transportasi.
“Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa manfaat jangka panjang bagi kita semua. Teruslah berkolaborasi untuk menciptakan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab,” kata Menhub.****





